Jarang Dibahas, Ini Biaya Beli Rumah yang Sering Terlupakan
31 August 2026
Saat membeli rumah, banyak orang hanya berfokus pada harga jualnya. Padahal, ada sejumlah biaya lain yang ikut menentukan total pengeluaran Anda.
Memahami rincian biaya beli rumah sejak awal membantu Anda menyusun anggaran yang realistis. Dengan begitu, prosesnya berjalan lancar tanpa kejutan biaya di tengah jalan.
Kenapa Perlu Tahu Biaya di Luar Harga Rumah?
Harga rumah hanyalah satu bagian dari total yang perlu Anda siapkan. Di luar itu, ada biaya pajak, legalitas, hingga biaya terkait KPR.
Kalau tidak diperhitungkan sejak awal, biaya-biaya ini kerap muncul sebagai kejutan. Akibatnya, anggaran bisa meleset dan proses jadi terhambat.
Karena itu, mengenali seluruh komponen biaya beli rumah adalah langkah penting sebelum memutuskan. Semakin lengkap perhitungan Anda, semakin kecil kemungkinan anggaran meleset di tengah jalan.
Biaya Beli Rumah di Awal: Uang Muka (DP)
Komponen pertama yang perlu disiapkan adalah uang muka atau DP. Besarnya dihitung dari harga rumah dan dibayar di awal, di luar plafon KPR.
Di Sapphire Graha, DP mulai dari 5% untuk penghasilan tetap, dan 10% untuk penghasilan tidak tetap. Menyiapkan DP secara bertahap sejak jauh-jauh hari akan terasa jauh lebih ringan daripada mengumpulkannya sekaligus.
Biaya Pajak: BPHTB dan PPN
Ada dua pajak utama yang perlu Anda ketahui saat membeli rumah.
- BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), umumnya sebesar 5% dari nilai transaksi setelah dikurangi nilai tidak kena pajak yang ditetapkan pemerintah daerah. Ini ditanggung pembeli.
- PPN, sebesar 11% untuk pembelian rumah baru dari pengembang berstatus PKP.
Khusus PPN, saat ini pemerintah tengah memberikan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah baru yang memenuhi syarat. Ketentuannya dapat berubah mengikuti aturan pelaksana, jadi ada baiknya dikonfirmasi ke pengembang.
Biaya Notaris dan Legalitas
Proses pemindahan hak atas rumah melibatkan notaris atau PPAT. Karena itu, ada biaya yang perlu Anda anggarkan untuk urusan ini.
Beberapa di antaranya meliputi pembuatan Akta Jual Beli (AJB), proses balik nama sertifikat, serta pengecekan keabsahan dokumen. Besarannya bervariasi tergantung notaris dan nilai transaksi.
Untuk memastikan semuanya aman, pahami juga cara mengecek legalitas rumah sebelum transaksi.
Biaya Beli Rumah Terkait KPR
Bila Anda membeli lewat KPR, ada sejumlah biaya bank yang muncul di awal proses. Nominalnya relatif kecil dibanding harga rumah, tetapi tetap perlu diperhitungkan.
- Provisi dan biaya administrasi, dipungut bank di awal.
- Appraisal, yaitu biaya penilaian nilai rumah oleh bank.
- Asuransi, umumnya asuransi jiwa dan asuransi kebakaran.
Karena ketentuan tiap bank berbeda, tanyakan rinciannya sejak awal agar tidak kaget saat akad. Biaya-biaya ini biasanya dibayar sebelum atau saat penandatanganan akad kredit.
Biaya Saat Mulai Menempati
Selain biaya transaksi, ada pengeluaran saat rumah mulai ditempati. Bagian ini sering luput dari perhitungan awal.
Contohnya pemasangan atau penyambungan listrik dan air, iuran lingkungan, hingga pengisian perabot dasar. Anda tidak harus melengkapi semuanya sekaligus, tetapi tetap baik dianggarkan.
Dengan menghitung bagian ini, gambaran total biaya beli rumah Anda menjadi lebih utuh.
Bisakah Sebagian Biaya Ini Lebih Ringan?
Kabar baiknya, tidak semua biaya di atas selalu Anda tanggung penuh. Sebagian di antaranya kadang dapat lebih ringan melalui program tertentu dari pengembang.
Beberapa pengembang, termasuk Sapphire Graha, sesekali menghadirkan paket yang menanggung sebagian biaya proses pembelian. Misalnya keringanan pada komponen biaya tertentu di tahap awal.
Namun perlu diingat, ketersediaan dan ketentuannya dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, cara paling pasti adalah menanyakan program yang sedang berlaku langsung kepada tim marketing.
Pertanyaan Seputar Biaya Beli Rumah
Apa saja biaya beli rumah selain harga jualnya?
Antara lain uang muka, pajak (BPHTB dan PPN), biaya notaris dan legalitas, biaya terkait KPR, serta biaya saat mulai menempati.
Berapa besar BPHTB?
Umumnya 5% dari nilai transaksi setelah dikurangi nilai tidak kena pajak yang ditetapkan pemerintah daerah.
Apakah PPN rumah baru selalu dibayar pembeli?
Saat ini ada insentif PPN DTP untuk rumah baru yang memenuhi syarat. Ketentuannya mengikuti aturan yang berlaku, jadi sebaiknya dikonfirmasi.
Apakah sebagian biaya bisa lebih ringan?
Bisa, tergantung program yang sedang berlaku dari pengembang. Tanyakan langsung ke tim marketing untuk ketentuan terbaru.
Siapkan Anggaran Beli Rumah Anda dengan Matang
Menghitung seluruh biaya sejak awal membuat proses beli rumah terasa lebih tenang. Anda bisa mulai dengan memahami panduan beli rumah dari survei sampai akad.
Untuk informasi tipe unit, harga terkini, program yang berlaku, dan skema pembayaran, silakan menghubungi tim Sapphire Graha.
📱 0811-2701-0001
🌐 www.sapphiregraha.com
📸 Instagram: @sapphiregrahaofficial
🎵 TikTok: @sapphiregraha.id
